Perbedaan Solayer dan Tria: Solayer diperdagangkan di Rp1.034 (kapitalisasi pasar Rp496,17M, volume 24 jam Rp199,48M), sedangkan Tria diperdagangkan di Rp146,98 (kapitalisasi pasar Rp316,55M, volume 24 jam Rp41,75M). Perbedaan utamanya: Solayer lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Tria dibatasi (2,2B / 10B TRIA (22%)), sedangkan Solayer terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Solayer selama 35 Hari dan Tria selama 4 Hari.
| LAYER | TRIA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp496,17M | Rp316,55M |
Volume (24h) | Rp199,48M | Rp41,75M |
Suplai yang Beredar | 475,5M LAYER | 2,2B / 10B TRIA (22%) |
Typical Hold Time | 35 Hari | 4 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Solayer adalah blockchain pertama yang menggunakan chip perangkat keras khusus untuk mencapai lebih dari 1 juta transaksi per detik dan kecepatan jaringan ultra-cepat. Arsitektur InfiniSVM menggunakan teknologi canggih seperti SDN, RDMA, dan InfiniBand untuk meningkatkan kinerja dan mengurangi latensi. Ini memungkinkan aplikasi blockchain hampir instan dengan skala besar.
Selengkapnya di halaman LAYER →Tria adalah neobank crypto berbasis self-custody dengan mesin routing lintas chain yang memungkinkan aktivitas belanja, trading, dan earning dalam satu aplikasi. Platform ini mengatasi fragmentasi blockchain melalui teknologi BestPath yang mendukung transaksi tanpa gas dan tanpa bridging langsung dari wallet pengguna. Token TRIA digunakan untuk reward, akses layanan, dan partisipasi governance.
Selengkapnya di halaman TRIA →