Perbedaan Solayer dan Treehouse: Solayer diperdagangkan di Rp1.056 (kapitalisasi pasar Rp504,64M, volume 24 jam Rp197,67M), sedangkan Treehouse diperdagangkan di Rp609 (kapitalisasi pasar Rp95,46M, volume 24 jam Rp38,63M). Perbedaan utamanya: Solayer jauh lebih besar — sekitar 5,3× kapitalisasi pasar Treehouse, dan suplai Treehouse dibatasi (156,1M / 1B TREE (16%)), sedangkan Solayer terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Solayer selama 35 Hari dan Treehouse selama 19 Hari.
| LAYER | TREE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp504,64M | Rp95,46M |
Volume (24h) | Rp197,67M | Rp38,63M |
Suplai yang Beredar | 475,5M LAYER | 156,1M / 1B TREE (16%) |
Typical Hold Time | 35 Hari | 19 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Solayer adalah blockchain pertama yang menggunakan chip perangkat keras khusus untuk mencapai lebih dari 1 juta transaksi per detik dan kecepatan jaringan ultra-cepat. Arsitektur InfiniSVM menggunakan teknologi canggih seperti SDN, RDMA, dan InfiniBand untuk meningkatkan kinerja dan mengurangi latensi. Ini memungkinkan aplikasi blockchain hampir instan dengan skala besar.
Selengkapnya di halaman LAYER →TREE adalah token asli Treehouse, platform Web3 yang berfokus pada keterlibatan komunitas terdesentralisasi dan pertumbuhan ekosistem. Token ini mendukung tata kelola, imbalan, dan partisipasi di seluruh jaringan aplikasi dan layanan Treehouse.
Selengkapnya di halaman TREE →