Perbedaan Solayer dan Tellor: Solayer diperdagangkan di Rp1.036 (kapitalisasi pasar Rp496,17M, volume 24 jam Rp199,48M), sedangkan Tellor diperdagangkan di Rp240.871 (kapitalisasi pasar Rp673,81M, volume 24 jam Rp1,18T). Perbedaan utamanya: Tellor lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Solayer 475,5M LAYER dibanding 2,8M TRB milik Tellor. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Solayer selama 35 Hari dan Tellor selama 34 Hari.
| LAYER | TRB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp496,17M | Rp673,81M |
Volume (24h) | Rp199,48M | Rp1,18T |
Suplai yang Beredar | 475,5M LAYER | 2,8M TRB |
Typical Hold Time | 35 Hari | 34 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Solayer adalah blockchain pertama yang menggunakan chip perangkat keras khusus untuk mencapai lebih dari 1 juta transaksi per detik dan kecepatan jaringan ultra-cepat. Arsitektur InfiniSVM menggunakan teknologi canggih seperti SDN, RDMA, dan InfiniBand untuk meningkatkan kinerja dan mengurangi latensi. Ini memungkinkan aplikasi blockchain hampir instan dengan skala besar.
Selengkapnya di halaman LAYER →Tellor adalah protokol oracle terdesentralisasi yang memperbarui data off-chain, membuatnya tersedia untuk kontrak smart contract on-chain. Oracle Tellor menyediakan data yang dapat diminta, divalidasi, dan ditempatkan on-chain tanpa izin, dengan para pelapor data yang bersaing untuk insentif TRB. Para pelapor data membawa informasi berharga on-chain untuk berbagai aplikasi DeFi.
Selengkapnya di halaman TRB →