Perbedaan Solayer dan Toshi: Solayer diperdagangkan di Rp1.059 (kapitalisasi pasar Rp502,76M, volume 24 jam Rp197,87M), sedangkan Toshi diperdagangkan di Rp1,83 (kapitalisasi pasar Rp767,93M, volume 24 jam Rp41,44M). Perbedaan utamanya: Toshi lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Toshi dibatasi (420,7B / 420,7B TOSHI (100%)), sedangkan Solayer terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Solayer selama 35 Hari dan Toshi selama 19 Hari.
| LAYER | TOSHI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp502,76M | Rp767,93M |
Volume (24h) | Rp197,87M | Rp41,44M |
Suplai yang Beredar | 475,5M LAYER | 420,7B / 420,7B TOSHI (100%) |
Typical Hold Time | 35 Hari | 19 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Solayer adalah blockchain pertama yang menggunakan chip perangkat keras khusus untuk mencapai lebih dari 1 juta transaksi per detik dan kecepatan jaringan ultra-cepat. Arsitektur InfiniSVM menggunakan teknologi canggih seperti SDN, RDMA, dan InfiniBand untuk meningkatkan kinerja dan mengurangi latensi. Ini memungkinkan aplikasi blockchain hampir instan dengan skala besar.
Selengkapnya di halaman LAYER →Toshi adalah memecoin yang terinspirasi dari kucing milik Co-founder Coinbase Brian Armstrong dan pencipta Bitcoin, Satoshi Nakamoto, sekaligus menjadi maskot blockchain Base. Sepenuhnya terdesentralisasi dan dikelola oleh Meow DAO, dengan seluruh suplai yang beredar dimiliki oleh komunitas.
Selengkapnya di halaman TOSHI →