Perbedaan Solayer dan Telos: Solayer diperdagangkan di Rp1.052 (kapitalisasi pasar Rp500,82M, volume 24 jam Rp197,59M), sedangkan Telos diperdagangkan di Rp454,58 (kapitalisasi pasar Rp205,31M, volume 24 jam Rp8,94M). Perbedaan utamanya: Solayer jauh lebih besar — sekitar 2,4× kapitalisasi pasar Telos, dan suplai beredar Solayer 475,5M LAYER dibanding 451M TLOS milik Telos. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Solayer selama 35 Hari dan Telos selama 7 Hari.
| LAYER | TLOS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp500,82M | Rp205,31M |
Volume (24h) | Rp197,59M | Rp8,94M |
Suplai yang Beredar | 475,5M LAYER | 451M TLOS |
Typical Hold Time | 35 Hari | 7 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Solayer adalah blockchain pertama yang menggunakan chip perangkat keras khusus untuk mencapai lebih dari 1 juta transaksi per detik dan kecepatan jaringan ultra-cepat. Arsitektur InfiniSVM menggunakan teknologi canggih seperti SDN, RDMA, dan InfiniBand untuk meningkatkan kinerja dan mengurangi latensi. Ini memungkinkan aplikasi blockchain hampir instan dengan skala besar.
Selengkapnya di halaman LAYER →Telos adalah blockchain Layer-1 berperforma tinggi yang mengutamakan skalabilitas, keamanan, dan kegunaan di dunia nyata. Dengan infrastruktur yang kompatibel dengan EVM, pengembang dapat menjalankan DApp berbasis Ethereum secara lebih cepat dan murah. TLOS adalah token utilitas asli untuk biaya gas, staking, dan tata kelola.
Selengkapnya di halaman TLOS →