Perbedaan Solayer dan Lido Staked Ether: Solayer diperdagangkan di Rp1.064 (kapitalisasi pasar Rp504,64M, volume 24 jam Rp197,67M), sedangkan Lido Staked Ether diperdagangkan di Rp33.716.410 (kapitalisasi pasar Rp319,08T, volume 24 jam Rp85,51M). Perbedaan utamanya: Lido Staked Ether jauh lebih besar — sekitar 632,3× kapitalisasi pasar Solayer, dan suplai beredar Solayer 475,5M LAYER dibanding 9,5M STETH milik Lido Staked Ether. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Solayer selama 35 Hari dan Lido Staked Ether selama 22 Hari.
| LAYER | STETH | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp504,64M | Rp319,08T |
Volume (24h) | Rp197,67M | Rp85,51M |
Suplai yang Beredar | 475,5M LAYER | 9,5M STETH |
Typical Hold Time | 35 Hari | 22 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Solayer adalah blockchain pertama yang menggunakan chip perangkat keras khusus untuk mencapai lebih dari 1 juta transaksi per detik dan kecepatan jaringan ultra-cepat. Arsitektur InfiniSVM menggunakan teknologi canggih seperti SDN, RDMA, dan InfiniBand untuk meningkatkan kinerja dan mengurangi latensi. Ini memungkinkan aplikasi blockchain hampir instan dengan skala besar.
Selengkapnya di halaman LAYER →StETH adalah token derivatif yang mewakili ETH yang distake di Lido. Lido adalah protokol terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna untuk stake ETH dan ikut serta dalam mekanisme konsensus Ethereum.
Selengkapnya di halaman STETH →