Perbedaan Solayer dan SubQuery Network: Solayer diperdagangkan di Rp1.052 (kapitalisasi pasar Rp500,55M, volume 24 jam Rp196,85M), sedangkan SubQuery Network diperdagangkan di Rp11,56 (kapitalisasi pasar Rp32,83M, volume 24 jam Rp6,53M). Perbedaan utamanya: Solayer jauh lebih besar — sekitar 15,2× kapitalisasi pasar SubQuery Network, dan suplai beredar Solayer 475,5M LAYER dibanding 3,3B SQT milik SubQuery Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Solayer selama 35 Hari dan SubQuery Network selama 3 Hari.
| LAYER | SQT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp500,55M | Rp32,83M |
Volume (24h) | Rp196,85M | Rp6,53M |
Suplai yang Beredar | 475,5M LAYER | 3,3B SQT |
Typical Hold Time | 35 Hari | 3 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Solayer adalah blockchain pertama yang menggunakan chip perangkat keras khusus untuk mencapai lebih dari 1 juta transaksi per detik dan kecepatan jaringan ultra-cepat. Arsitektur InfiniSVM menggunakan teknologi canggih seperti SDN, RDMA, dan InfiniBand untuk meningkatkan kinerja dan mengurangi latensi. Ini memungkinkan aplikasi blockchain hampir instan dengan skala besar.
Selengkapnya di halaman LAYER →SubQuery adalah jaringan desentralisasi yang memberikan infrastruktur dan alat penting bagi pengembang aplikasi Web3. Jaringan SubQuery memudahkan pengembang membangun dan mengembangkan aplikasi terdesentralisasi (dApp) dengan menyediakan rangkaian solusi yang lengkap.
Selengkapnya di halaman SQT →