Perbedaan Solayer dan Spell Token: Solayer diperdagangkan di Rp1.072 (kapitalisasi pasar Rp506,14M, volume 24 jam Rp203,08M), sedangkan Spell Token diperdagangkan di Rp1,4 (kapitalisasi pasar Rp273,46M, volume 24 jam Rp27,26M). Perbedaan utamanya: Solayer lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Solayer 475,5M LAYER dibanding 195,2B SPELL milik Spell Token. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Solayer selama 35 Hari dan Spell Token selama 44 Hari.
| LAYER | SPELL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp506,14M | Rp273,46M |
Volume (24h) | Rp203,08M | Rp27,26M |
Suplai yang Beredar | 475,5M LAYER | 195,2B SPELL |
Typical Hold Time | 35 Hari | 44 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Solayer adalah blockchain pertama yang menggunakan chip perangkat keras khusus untuk mencapai lebih dari 1 juta transaksi per detik dan kecepatan jaringan ultra-cepat. Arsitektur InfiniSVM menggunakan teknologi canggih seperti SDN, RDMA, dan InfiniBand untuk meningkatkan kinerja dan mengurangi latensi. Ini memungkinkan aplikasi blockchain hampir instan dengan skala besar.
Selengkapnya di halaman LAYER →Spell Token adalah token reward yang diasosiasikan dengan abracadabra.money, sebuah platform pendanaan yang menggunakan interest-bearing tokens (ibTKNs) sebagai kolateral untuk meminjam stablecoin USD yaitu Magic Internet Money (MIM). Token SPELL bisa di-farming dengan menyediakan likuiditas pada salah satu dari beragam pool. SPELL juga bisa digunakan untuk staking dan token tersebut bisa memperoleh bagian dari biaya platform (bunga, biaya pinjaman, dan 10% dari biaya likuidasi untuk pasar tertentu), yang digabungkan secara otomatis.
Selengkapnya di halaman SPELL →