Perbedaan Solayer dan Somnia: Solayer diperdagangkan di Rp1.194 (kapitalisasi pasar Rp556,16M, volume 24 jam Rp192,4M), sedangkan Somnia diperdagangkan di Rp1.869 (kapitalisasi pasar Rp455M, volume 24 jam Rp101,72M). Perbedaan utamanya: Solayer lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Somnia dibatasi (243,2M / 1B SOMI (25%)), sedangkan Solayer terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Solayer selama 33 Hari dan Somnia selama 31 Hari.
| LAYER | SOMI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp556,16M | Rp455M |
Volume (24h) | Rp192,4M | Rp101,72M |
Suplai yang Beredar | 466,1M LAYER | 243,2M / 1B SOMI (25%) |
Typical Hold Time | 33 Hari | 31 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Solayer adalah blockchain pertama yang menggunakan chip perangkat keras khusus untuk mencapai lebih dari 1 juta transaksi per detik dan kecepatan jaringan ultra-cepat. Arsitektur InfiniSVM menggunakan teknologi canggih seperti SDN, RDMA, dan InfiniBand untuk meningkatkan kinerja dan mengurangi latensi. Ini memungkinkan aplikasi blockchain hampir instan dengan skala besar.
Selengkapnya di halaman LAYER →Somnia adalah blockchain Layer 1 yang kompatibel dengan EVM, dirancang untuk aplikasi real-time berskala besar di bidang gaming, sosial, metaverse, dan DeFi. Arsitektur MultiStream miliknya mampu memproses lebih dari satu juta transaksi per detik dengan finalitas sub-detik, menghadirkan skalabilitas tanpa hambatan sekaligus menjaga desentralisasi. Dengan eksekusi EVM terkompilasi, IceDB untuk latensi ultra-rendah, dan kompresi canggih, Somnia memastikan interaksi berkecepatan tinggi dan berbiaya rendah untuk aplikasi konsumen generasi berikutnya.
Selengkapnya di halaman SOMI →