Perbedaan Solayer dan Siacoin: Solayer diperdagangkan di Rp1.072 (kapitalisasi pasar Rp506,14M, volume 24 jam Rp203,08M), sedangkan Siacoin diperdagangkan di Rp8,4 (kapitalisasi pasar Rp470,04M, volume 24 jam Rp84,58M). Perbedaan utamanya: Solayer dan Siacoin berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Solayer 475,5M LAYER dibanding 56B SC milik Siacoin. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Solayer selama 35 Hari dan Siacoin selama 60 Hari.
| LAYER | SC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp506,14M | Rp470,04M |
Volume (24h) | Rp203,08M | Rp84,58M |
Suplai yang Beredar | 475,5M LAYER | 56B SC |
Typical Hold Time | 35 Hari | 60 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Solayer adalah blockchain pertama yang menggunakan chip perangkat keras khusus untuk mencapai lebih dari 1 juta transaksi per detik dan kecepatan jaringan ultra-cepat. Arsitektur InfiniSVM menggunakan teknologi canggih seperti SDN, RDMA, dan InfiniBand untuk meningkatkan kinerja dan mengurangi latensi. Ini memungkinkan aplikasi blockchain hampir instan dengan skala besar.
Selengkapnya di halaman LAYER →Siacoin (SC) adalah token utilitas asli Sia, sebuah platform penyimpanan cloud terdistribusi dan terdesentralisasi berbasis blockchain. Sia bertindak sebagai pasar yang aman untuk penyimpanan cloud di mana pengguna dapat menyewa akses ke ruang penyimpanan mereka yang tidak terpakai. Tujuan utama proyek ini adalah untuk menjadi "tulang punggung lapisan penyimpanan internet."
Selengkapnya di halaman SC →