Perbedaan Solayer dan Sonic: Solayer diperdagangkan di Rp1.072 (kapitalisasi pasar Rp506,14M, volume 24 jam Rp203,08M), sedangkan Sonic diperdagangkan di Rp408,99 (kapitalisasi pasar Rp1,18T, volume 24 jam Rp77,99M). Perbedaan utamanya: Sonic jauh lebih besar — sekitar 2,3× kapitalisasi pasar Solayer, dan suplai beredar Solayer 475,5M LAYER dibanding 2,9B S milik Sonic. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Solayer selama 35 Hari dan Sonic selama 33 Hari.
| LAYER | S | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp506,14M | Rp1,18T |
Volume (24h) | Rp203,08M | Rp77,99M |
Suplai yang Beredar | 475,5M LAYER | 2,9B S |
Typical Hold Time | 35 Hari | 33 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Solayer adalah blockchain pertama yang menggunakan chip perangkat keras khusus untuk mencapai lebih dari 1 juta transaksi per detik dan kecepatan jaringan ultra-cepat. Arsitektur InfiniSVM menggunakan teknologi canggih seperti SDN, RDMA, dan InfiniBand untuk meningkatkan kinerja dan mengurangi latensi. Ini memungkinkan aplikasi blockchain hampir instan dengan skala besar.
Selengkapnya di halaman LAYER →Sonic adalah platform Layer 1 yang kompatibel dengan EVM, dirancang untuk mendukung developer dengan infrastruktur yang tangguh serta insentif menarik untuk proyek DeFi. Dengan lebih dari 10.000 TPS dan waktu konfirmasi di bawah satu detik, Sonic berkontribusi pada masa depan aplikasi terdesentralisasi (dApps).
Selengkapnya di halaman S →