Perbedaan Solayer dan Roam: Solayer diperdagangkan di Rp1.052 (kapitalisasi pasar Rp500,82M, volume 24 jam Rp197,59M), sedangkan Roam diperdagangkan di Rp183,53 (kapitalisasi pasar Rp65,64M, volume 24 jam Rp13,38M). Perbedaan utamanya: Solayer jauh lebih besar — sekitar 7,6× kapitalisasi pasar Roam, dan suplai Roam dibatasi (359,3M / 1B ROAM (36%)), sedangkan Solayer terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Solayer selama 35 Hari dan Roam selama 6 Hari.
| LAYER | ROAM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp500,82M | Rp65,64M |
Volume (24h) | Rp197,59M | Rp13,38M |
Suplai yang Beredar | 475,5M LAYER | 359,3M / 1B ROAM (36%) |
Typical Hold Time | 35 Hari | 6 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Solayer adalah blockchain pertama yang menggunakan chip perangkat keras khusus untuk mencapai lebih dari 1 juta transaksi per detik dan kecepatan jaringan ultra-cepat. Arsitektur InfiniSVM menggunakan teknologi canggih seperti SDN, RDMA, dan InfiniBand untuk meningkatkan kinerja dan mengurangi latensi. Ini memungkinkan aplikasi blockchain hampir instan dengan skala besar.
Selengkapnya di halaman LAYER →Roam adalah jaringan nirkabel terdesentralisasi terbesar di dunia. Proyek ini berfokus membangun jaringan nirkabel global dengan akses terbuka yang menyediakan koneksi otomatis, memungkinkan perpindahan mulus antar jaringan, serta menjamin konektivitas aman bagi individu, perangkat pintar, dan agen AI. Dengan memanfaatkan infrastruktur kredensial berbasis blockchain, Roam telah mendorong adopsi luas WiFi OpenRoaming, menghadirkan layanan eSIM pintar global, dan menciptakan lapisan data terlindungi privasi untuk aplikasi AI.
Selengkapnya di halaman ROAM →