Perbedaan Solayer dan Polygon: Solayer diperdagangkan di Rp1.072 (kapitalisasi pasar Rp506,14M, volume 24 jam Rp203,08M), sedangkan Polygon diperdagangkan di Rp1.326 (kapitalisasi pasar Rp14,14T, volume 24 jam Rp655,88M). Perbedaan utamanya: Polygon jauh lebih besar — sekitar 27,9× kapitalisasi pasar Solayer, dan suplai beredar Solayer 475,5M LAYER dibanding 10,7B POL milik Polygon. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Solayer selama 35 Hari dan Polygon selama 71 Hari.
| LAYER | POL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp506,14M | Rp14,14T |
Volume (24h) | Rp203,08M | Rp655,88M |
Suplai yang Beredar | 475,5M LAYER | 10,7B POL |
Typical Hold Time | 35 Hari | 71 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Solayer adalah blockchain pertama yang menggunakan chip perangkat keras khusus untuk mencapai lebih dari 1 juta transaksi per detik dan kecepatan jaringan ultra-cepat. Arsitektur InfiniSVM menggunakan teknologi canggih seperti SDN, RDMA, dan InfiniBand untuk meningkatkan kinerja dan mengurangi latensi. Ini memungkinkan aplikasi blockchain hampir instan dengan skala besar.
Selengkapnya di halaman LAYER →Polygon Ecosystem Token berfungsi sebagai token utilitas dalam jaringan Polygon. Aset digital ini berperan penting dalam memfasilitasi berbagai operasi dan layanan di ekosistem Polygon. Fungsi utamanya termasuk staking, di mana pemegang token dapat mengunci token mereka sebagai bentuk keamanan dan berpartisipasi dalam mekanisme konsensus jaringan. Hal ini tidak hanya membantu mengamankan jaringan, tetapi juga memberikan imbalan kepada para pemegang token berupa tambahan token berdasarkan jumlah yang digunakan untuk staking.
Selengkapnya di halaman POL →