Perbedaan Solayer dan Orchid: Solayer diperdagangkan di Rp1.194 (kapitalisasi pasar Rp553,28M, volume 24 jam Rp192,16M), sedangkan Orchid diperdagangkan di Rp164,34 (kapitalisasi pasar Rp190,2M, volume 24 jam Rp47,84M). Perbedaan utamanya: Solayer jauh lebih besar — sekitar 2,9× kapitalisasi pasar Orchid, dan suplai beredar Solayer 466,1M LAYER dibanding 997,2M OXT milik Orchid. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Solayer selama 33 Hari dan Orchid selama 42 Hari.
| LAYER | OXT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp553,28M | Rp190,2M |
Volume (24h) | Rp192,16M | Rp47,84M |
Suplai yang Beredar | 466,1M LAYER | 997,2M OXT |
Typical Hold Time | 33 Hari | 42 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Solayer adalah blockchain pertama yang menggunakan chip perangkat keras khusus untuk mencapai lebih dari 1 juta transaksi per detik dan kecepatan jaringan ultra-cepat. Arsitektur InfiniSVM menggunakan teknologi canggih seperti SDN, RDMA, dan InfiniBand untuk meningkatkan kinerja dan mengurangi latensi. Ini memungkinkan aplikasi blockchain hampir instan dengan skala besar.
Selengkapnya di halaman LAYER →Orchid merupakan jaringan privasi peer-to-peer berinsentif pertama di dunia. Orchid bertujuan untuk menghapus batasan kebebasan berinternet melalui pembayaran berbasis mata uang kripto sehingga siapapun dapat membeli bandwidth dari para mitra provider. Pembayaran dilakukan dengan nanopayment probabilistik menggunakan OXT, token standar ERC-20 di Ethereum.
Selengkapnya di halaman OXT →