Perbedaan Solayer dan Osmosis: Solayer diperdagangkan di Rp1.036 (kapitalisasi pasar Rp496,17M, volume 24 jam Rp199,48M), sedangkan Osmosis diperdagangkan di Rp526,84 (kapitalisasi pasar Rp413,93M, volume 24 jam Rp33,73M). Perbedaan utamanya: Solayer lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Osmosis dibatasi (784,4M / 1B OSMO (79%)), sedangkan Solayer terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Solayer selama 35 Hari dan Osmosis selama 23 Hari.
| LAYER | OSMO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp496,17M | Rp413,93M |
Volume (24h) | Rp199,48M | Rp33,73M |
Suplai yang Beredar | 475,5M LAYER | 784,4M / 1B OSMO (79%) |
Typical Hold Time | 35 Hari | 23 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Solayer adalah blockchain pertama yang menggunakan chip perangkat keras khusus untuk mencapai lebih dari 1 juta transaksi per detik dan kecepatan jaringan ultra-cepat. Arsitektur InfiniSVM menggunakan teknologi canggih seperti SDN, RDMA, dan InfiniBand untuk meningkatkan kinerja dan mengurangi latensi. Ini memungkinkan aplikasi blockchain hampir instan dengan skala besar.
Selengkapnya di halaman LAYER →Osmosis, diluncurkan pada 2021, adalah blockchain yang dirancang untuk aplikasi DeFi dan pertukaran terdesentralisasi (DEX). Osmosis DEX merupakan platform utama di jaringannya, berperan sebagai DEX terkemuka dan pusat DeFi dalam ekosistem Cosmos dan lebih luas lagi.
Selengkapnya di halaman OSMO →