Perbedaan Solayer dan Orca: Solayer diperdagangkan di Rp1.059 (kapitalisasi pasar Rp504,64M, volume 24 jam Rp197,67M), sedangkan Orca diperdagangkan di Rp18.470 (kapitalisasi pasar Rp1,12T, volume 24 jam Rp144,48M). Perbedaan utamanya: Orca jauh lebih besar — sekitar 2,2× kapitalisasi pasar Solayer, dan suplai beredar Solayer 475,5M LAYER dibanding 60,8M ORCA milik Orca. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Solayer selama 35 Hari dan Orca selama 31 Hari.
| LAYER | ORCA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp504,64M | Rp1,12T |
Volume (24h) | Rp197,67M | Rp144,48M |
Suplai yang Beredar | 475,5M LAYER | 60,8M ORCA |
Typical Hold Time | 35 Hari | 31 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Solayer adalah blockchain pertama yang menggunakan chip perangkat keras khusus untuk mencapai lebih dari 1 juta transaksi per detik dan kecepatan jaringan ultra-cepat. Arsitektur InfiniSVM menggunakan teknologi canggih seperti SDN, RDMA, dan InfiniBand untuk meningkatkan kinerja dan mengurangi latensi. Ini memungkinkan aplikasi blockchain hampir instan dengan skala besar.
Selengkapnya di halaman LAYER →Orca adalah DEX yang paling ramah pengguna di Solana dan salah satu AMM serbaguna pertama yang diluncurkan di sana. Pengguna bisa menukar aset, mendapatkan yield, dan memberikan likuiditas melalui interface yang mudah digunakan. Berbagai proyek menggunakan Orca sebagai "money-lego" untuk mengintegrasikan fitur swap, farming, atau data on-chain ke dalam dApp mereka.
Selengkapnya di halaman ORCA →