Perbedaan Solayer dan MX Token: Solayer diperdagangkan di Rp1.059 (kapitalisasi pasar Rp508,03M, volume 24 jam Rp200,03M), sedangkan MX Token diperdagangkan di Rp29.165 (kapitalisasi pasar Rp2,68T, volume 24 jam Rp51,33M). Perbedaan utamanya: MX Token jauh lebih besar — sekitar 5,3× kapitalisasi pasar Solayer, dan suplai MX Token dibatasi (91,8M / 413,8M MX (23%)), sedangkan Solayer terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Solayer selama 35 Hari dan MX Token selama 22 Hari.
| LAYER | MX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp508,03M | Rp2,68T |
Volume (24h) | Rp200,03M | Rp51,33M |
Suplai yang Beredar | 475,5M LAYER | 91,8M / 413,8M MX (23%) |
Typical Hold Time | 35 Hari | 22 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Solayer adalah blockchain pertama yang menggunakan chip perangkat keras khusus untuk mencapai lebih dari 1 juta transaksi per detik dan kecepatan jaringan ultra-cepat. Arsitektur InfiniSVM menggunakan teknologi canggih seperti SDN, RDMA, dan InfiniBand untuk meningkatkan kinerja dan mengurangi latensi. Ini memungkinkan aplikasi blockchain hampir instan dengan skala besar.
Selengkapnya di halaman LAYER →MX adalah token crypto asli yang diluncurkan oleh bursa terpusat (CEX) MEXC pada tahun 2019. MX menjadi penggerak ekosistem MEXC dan memberikan pemegangnya akses ke fitur serta manfaat unik di dalam platform. Pemegang MX memiliki hak untuk memberikan suara dalam keputusan bisnis, berpartisipasi dalam pemilihan tim, dan menikmati akses prioritas ke berbagai kegiatan dan acara.
Selengkapnya di halaman MX →