Perbedaan Solayer dan MovieBloc: Solayer diperdagangkan di Rp1.055 (kapitalisasi pasar Rp500,82M, volume 24 jam Rp197,59M), sedangkan MovieBloc diperdagangkan di Rp10,8 (kapitalisasi pasar Rp211,19M, volume 24 jam Rp20,79M). Perbedaan utamanya: Solayer jauh lebih besar — sekitar 2,4× kapitalisasi pasar MovieBloc, dan suplai MovieBloc dibatasi (19,6B / 30B MBL (66%)), sedangkan Solayer terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Solayer selama 35 Hari dan MovieBloc selama 63 Hari.
| LAYER | MBL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp500,82M | Rp211,19M |
Volume (24h) | Rp197,59M | Rp20,79M |
Suplai yang Beredar | 475,5M LAYER | 19,6B / 30B MBL (66%) |
Typical Hold Time | 35 Hari | 63 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Solayer adalah blockchain pertama yang menggunakan chip perangkat keras khusus untuk mencapai lebih dari 1 juta transaksi per detik dan kecepatan jaringan ultra-cepat. Arsitektur InfiniSVM menggunakan teknologi canggih seperti SDN, RDMA, dan InfiniBand untuk meningkatkan kinerja dan mengurangi latensi. Ini memungkinkan aplikasi blockchain hampir instan dengan skala besar.
Selengkapnya di halaman LAYER →MovieBloc adalah platform terdesentralisasi untuk distribusi film dan konten. MBL digunakan untuk kegiatan ekonomi dalam ekosistemnya, seperti menonton konten premium, sarana kreator membayar penerjemahnya, memberi donasi untuk peserta lain, dan memberi imbalan kepada pengguna.
Selengkapnya di halaman MBL →