Perbedaan Solayer dan Terra Classic: Solayer diperdagangkan di Rp1.055 (kapitalisasi pasar Rp504,64M, volume 24 jam Rp197,67M), sedangkan Terra Classic diperdagangkan di Rp0,8932 (kapitalisasi pasar Rp4,91T, volume 24 jam Rp305,89M). Perbedaan utamanya: Terra Classic jauh lebih besar — sekitar 9,7× kapitalisasi pasar Solayer, dan suplai Terra Classic dibatasi (5,5T / 6,5T LUNC (86%)), sedangkan Solayer terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Solayer selama 35 Hari dan Terra Classic selama 190 Hari.
| LAYER | LUNC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp504,64M | Rp4,91T |
Volume (24h) | Rp197,67M | Rp305,89M |
Suplai yang Beredar | 475,5M LAYER | 5,5T / 6,5T LUNC (86%) |
Typical Hold Time | 35 Hari | 190 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Solayer adalah blockchain pertama yang menggunakan chip perangkat keras khusus untuk mencapai lebih dari 1 juta transaksi per detik dan kecepatan jaringan ultra-cepat. Arsitektur InfiniSVM menggunakan teknologi canggih seperti SDN, RDMA, dan InfiniBand untuk meningkatkan kinerja dan mengurangi latensi. Ini memungkinkan aplikasi blockchain hampir instan dengan skala besar.
Selengkapnya di halaman LAYER →Terra adalah protokol blockchain yang menggunakan stablecoin yang dipatok fiat untuk mendukung sistem pembayaran global dengan harga yang stabil. Terra menggabungkan stabilitas harga dan adopsi mata uang fiat yang luas dengan ketahanan sensor Bitcoin (BTC) dan menawarkan penyelesaian yang cepat dan terjangkau.
Selengkapnya di halaman LUNC →