Perbedaan Solayer dan Loopring: Solayer diperdagangkan di Rp1.057 (kapitalisasi pasar Rp500,55M, volume 24 jam Rp196,85M), sedangkan Loopring diperdagangkan di Rp319,34 (kapitalisasi pasar Rp532,87M, volume 24 jam Rp250,37M). Perbedaan utamanya: Solayer dan Loopring berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Solayer 475,5M LAYER dibanding 1,4B LRC milik Loopring. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Solayer selama 35 Hari dan Loopring selama 74 Hari.
| LAYER | LRC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp500,55M | Rp532,87M |
Volume (24h) | Rp196,85M | Rp250,37M |
Suplai yang Beredar | 475,5M LAYER | 1,4B LRC |
Typical Hold Time | 35 Hari | 74 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Solayer adalah blockchain pertama yang menggunakan chip perangkat keras khusus untuk mencapai lebih dari 1 juta transaksi per detik dan kecepatan jaringan ultra-cepat. Arsitektur InfiniSVM menggunakan teknologi canggih seperti SDN, RDMA, dan InfiniBand untuk meningkatkan kinerja dan mengurangi latensi. Ini memungkinkan aplikasi blockchain hampir instan dengan skala besar.
Selengkapnya di halaman LAYER →LRC adalah token berbasis Ethereum milik Loopring, sebuah protokol terbuka yang dirancang untuk membangun bursa kripto terdesentralisasi. Tujuan Loopring adalah untuk menggabungkan pencocokan centralized order dengan penyelesaian order pada blockchain yang terdesentralisasi, menjadikannya produk hybrid yang akan mengambil aspek terbaik dari bursa centralized dan bursa terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman LRC →