Perbedaan Solayer dan Livepeer: Solayer diperdagangkan di Rp1.057 (kapitalisasi pasar Rp500,82M, volume 24 jam Rp197,59M), sedangkan Livepeer diperdagangkan di Rp21.801 (kapitalisasi pasar Rp1,07T, volume 24 jam Rp59,73M). Perbedaan utamanya: Livepeer jauh lebih besar — sekitar 2,1× kapitalisasi pasar Solayer, dan suplai beredar Solayer 475,5M LAYER dibanding 49,7M LPT milik Livepeer. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Solayer selama 35 Hari dan Livepeer selama 29 Hari.
| LAYER | LPT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp500,82M | Rp1,07T |
Volume (24h) | Rp197,59M | Rp59,73M |
Suplai yang Beredar | 475,5M LAYER | 49,7M LPT |
Typical Hold Time | 35 Hari | 29 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Solayer adalah blockchain pertama yang menggunakan chip perangkat keras khusus untuk mencapai lebih dari 1 juta transaksi per detik dan kecepatan jaringan ultra-cepat. Arsitektur InfiniSVM menggunakan teknologi canggih seperti SDN, RDMA, dan InfiniBand untuk meningkatkan kinerja dan mengurangi latensi. Ini memungkinkan aplikasi blockchain hampir instan dengan skala besar.
Selengkapnya di halaman LAYER →Livepeer adalah protokol jaringan streaming video pertama yang terdesentralisasi penuh. Platform open-source ini memungkinkan pengguna dan pengembang untuk bebas berpartisipasi dalam pengelolaan dan peningkatan platform. Livepeer juga menawarkan peluang untuk konsumsi konten pay-as-you-go, layanan video sosial auto-scaling, liputan berita langsung tanpa sensor, dan dApps video.
Selengkapnya di halaman LPT →