Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja UBC Medical Indonesia Tbk. (LABS) vs Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk. (RMKO)

UBC Medical Indonesia Tbk.Trading
Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan UBC Medical Indonesia Tbk. dan Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk.: UBC Medical Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp174 (kapitalisasi pasar 691,25 M, volume 24 jam 635,5 rb), sedangkan Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk. diperdagangkan di Rp350 (kapitalisasi pasar 561,31 M, volume 24 jam 8,59 jt). Perbedaan utamanya: UBC Medical Indonesia Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk. lebih aktif diperdagangkan (8,59 jt vs 635,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

LABSRMKO
Kapitalisasi Pasar
691,25 M561,31 M
Volume
635,5 rb8,59 jt
Lot
6,36 rb85,93 rb
Perputaran
110,15 jt2,98 M
Harga Rata-rata
173,33347,35
Nilai Transaksi
110,15 jt2,98 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
174350
Volume Ekuilibrium Indikatif
501,41 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

LABS
Lihat detail
RMKO
Lihat detail

Tentang UBC Medical Indonesia Tbk.

PT UBC Medical Indonesia (the Company) was established under the framework of Law of the Republic of Indonesia No. 20 year 1994 concerning the Foreign Capital Investment, as amended by Law No. 25 year 2007 concerning the Capital Investment based on Notarial Deed No. 01 dated 4 June 2014 of Novita Puspitarini, S.H., Notary in Jakarta. The Company started its commercial activities in October 2014. The parent entity as well as the ultimate parent entity of the Company is PT Optel Investama Mulia.

Selengkapnya di halaman LABS

Tentang Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk.

PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk was established based on Notarial Deed No. 2 datedDecember 18, 2017 of Muhammad Firmansyah, S.H., M.Kn., a public notary in Tangerang. The Company started its commercial operations in 2018.

Selengkapnya di halaman RMKO