Perbedaan Lagrange dan Yield Basis: Lagrange diperdagangkan di Rp1.028 (kapitalisasi pasar Rp197,15M, volume 24 jam Rp99,47M), sedangkan Yield Basis diperdagangkan di Rp1.362 (kapitalisasi pasar Rp179,99M, volume 24 jam Rp77,91M). Perbedaan utamanya: Lagrange dan Yield Basis berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Yield Basis dibatasi (132,4M / 1B YB (14%)), sedangkan Lagrange terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Lagrange selama 7 Hari dan Yield Basis selama 5 Hari.
| LA | YB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp197,15M | Rp179,99M |
Volume (24h) | Rp99,47M | Rp77,91M |
Suplai yang Beredar | 193M LA | 132,4M / 1B YB (14%) |
Typical Hold Time | 7 Hari | 5 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Lagrange mengkhususkan diri dalam pembuatan zero-knowledge proof untuk AI yang aman dan pribadi. Produk unggulannya, DeepProve, adalah sistem zkML tercepat yang memungkinkan verifikasi AI melalui zero-knowledge proofs. Lagrange juga menawarkan Jaringan ZK Prover terdesentralisasi untuk pembuatan proof yang aman dan hemat biaya, didukung oleh validator besar seperti Coinbase Cloud dan Kraken. Selain itu, ZK Coprocessor berbasis SQL memungkinkan smart contract untuk memindahkan perhitungan kompleks dan memverifikasinya secara on-chain.
Selengkapnya di halaman LA →YieldBasis adalah protokol DeFi yang dibangun di atas Curve Finance, memungkinkan pengguna memperoleh yield pada aset seperti Bitcoin dengan meminimalkan impermanent loss. Protokol ini menggunakan mekanisme leverage majemuk tetap 2× agar posisi LP mengikuti harga aset dasar secara 1:1. Token YB mendukung governance melalui model vote-escrowed (veYB) serta memungkinkan pemegangnya berbagi pendapatan protokol.
Selengkapnya di halaman YB →