Perbedaan Lagrange dan StakeStone: Lagrange diperdagangkan di Rp1.028 (kapitalisasi pasar Rp197,15M, volume 24 jam Rp99,47M), sedangkan StakeStone diperdagangkan di Rp789,29 (kapitalisasi pasar Rp176,91M, volume 24 jam Rp206,61M). Perbedaan utamanya: Lagrange dan StakeStone berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai StakeStone dibatasi (225,3M / 1B STO (23%)), sedangkan Lagrange terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Lagrange selama 7 Hari dan StakeStone selama 10 Hari.
| LA | STO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp197,15M | Rp176,91M |
Volume (24h) | Rp99,47M | Rp206,61M |
Suplai yang Beredar | 193M LA | 225,3M / 1B STO (23%) |
Typical Hold Time | 7 Hari | 10 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Lagrange mengkhususkan diri dalam pembuatan zero-knowledge proof untuk AI yang aman dan pribadi. Produk unggulannya, DeepProve, adalah sistem zkML tercepat yang memungkinkan verifikasi AI melalui zero-knowledge proofs. Lagrange juga menawarkan Jaringan ZK Prover terdesentralisasi untuk pembuatan proof yang aman dan hemat biaya, didukung oleh validator besar seperti Coinbase Cloud dan Kraken. Selain itu, ZK Coprocessor berbasis SQL memungkinkan smart contract untuk memindahkan perhitungan kompleks dan memverifikasinya secara on-chain.
Selengkapnya di halaman LA →StakeStone adalah protokol infrastruktur likuiditas terdesentralisasi yang dirancang untuk mengoptimalkan imbal hasil dan distribusi likuiditas di berbagai jaringan blockchain. Melalui solusi seperti LiquidityPad dan aset ETH/BTC yang menghasilkan imbal hasil, StakeStone memberdayakan penyedia likuiditas dengan peluang penghasilan yang efisien sekaligus memenuhi kebutuhan likuiditas khusus dari berbagai ekosistem dan protokol.
Selengkapnya di halaman STO →