Perbedaan Lagrange dan Subsquid: Lagrange diperdagangkan di Rp1.028 (kapitalisasi pasar Rp197,15M, volume 24 jam Rp99,47M), sedangkan Subsquid diperdagangkan di Rp546,72 (kapitalisasi pasar Rp549,64M, volume 24 jam Rp69,67M). Perbedaan utamanya: Subsquid jauh lebih besar — sekitar 2,8× kapitalisasi pasar Lagrange, dan suplai Subsquid dibatasi (1B / 1,3B SQD (76%)), sedangkan Lagrange terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Lagrange selama 7 Hari dan Subsquid selama 8 Hari.
| LA | SQD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp197,15M | Rp549,64M |
Volume (24h) | Rp99,47M | Rp69,67M |
Suplai yang Beredar | 193M LA | 1B / 1,3B SQD (76%) |
Typical Hold Time | 7 Hari | 8 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Lagrange mengkhususkan diri dalam pembuatan zero-knowledge proof untuk AI yang aman dan pribadi. Produk unggulannya, DeepProve, adalah sistem zkML tercepat yang memungkinkan verifikasi AI melalui zero-knowledge proofs. Lagrange juga menawarkan Jaringan ZK Prover terdesentralisasi untuk pembuatan proof yang aman dan hemat biaya, didukung oleh validator besar seperti Coinbase Cloud dan Kraken. Selain itu, ZK Coprocessor berbasis SQL memungkinkan smart contract untuk memindahkan perhitungan kompleks dan memverifikasinya secara on-chain.
Selengkapnya di halaman LA →Subsquid Network adalah danau data serta mesin kueri terdesentralisasi yang memberikan akses cepat dan tanpa izin bagi developer untuk memanfaatkan data blockchain. Dengan arsitektur modular dan keamanan berbasis ZK proofs, Subsquid menghadirkan skalabilitas tinggi untuk kebutuhan indexing blockchain, pengembangan dApp, dan analitik. Berbeda dengan framework monolitik yang kaku dan sulit beradaptasi, Subsquid menawarkan alternatif efisien dan terdesentralisasi dibandingkan infrastruktur terpusat seperti penyedia RPC dan API besar—mendorong terciptanya internet yang lebih terbuka, netral, dan ramah developer di era Web3.
Selengkapnya di halaman SQD →