Perbedaan Lagrange dan Spark: Lagrange diperdagangkan di Rp878,73 (kapitalisasi pasar Rp170,34M, volume 24 jam Rp140,04M), sedangkan Spark diperdagangkan di Rp249,76 (kapitalisasi pasar Rp768,07M, volume 24 jam Rp120,84M). Perbedaan utamanya: Spark jauh lebih besar — sekitar 4,5× kapitalisasi pasar Lagrange, dan suplai Spark dibatasi (3,1B / 10B SPK (31%)), sedangkan Lagrange terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Lagrange selama 6 Hari dan Spark selama 13 Hari.
| LA | SPK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp170,34M | Rp768,07M |
Volume (24h) | Rp140,04M | Rp120,84M |
Suplai yang Beredar | 193M LA | 3,1B / 10B SPK (31%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 13 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Lagrange mengkhususkan diri dalam pembuatan zero-knowledge proof untuk AI yang aman dan pribadi. Produk unggulannya, DeepProve, adalah sistem zkML tercepat yang memungkinkan verifikasi AI melalui zero-knowledge proofs. Lagrange juga menawarkan Jaringan ZK Prover terdesentralisasi untuk pembuatan proof yang aman dan hemat biaya, didukung oleh validator besar seperti Coinbase Cloud dan Kraken. Selain itu, ZK Coprocessor berbasis SQL memungkinkan smart contract untuk memindahkan perhitungan kompleks dan memverifikasinya secara on-chain.
Selengkapnya di halaman LA →Spark adalah alokator modal on-chain dengan $3,86 miliar yang dikerahkan di DeFi, CeFi, dan aset dunia nyata (RWA). Spark meningkatkan efisiensi modal secara skala besar dengan menyeimbangkan alokasi secara otomatis sesuai kondisi pasar, sambil menjaga profil risiko konservatif. Proyek ini mengatasi inefisiensi DeFi seperti likuiditas terfragmentasi, imbal hasil tidak stabil, dan stablecoin yang menganggur, serta menyediakan likuiditas dalam, konsisten, dan pendapatan bebas biaya melalui produk seperti sUSDS dan sUSDC.
Selengkapnya di halaman SPK →