Perbedaan Lagrange dan Ordinals: Lagrange diperdagangkan di Rp841,23 (kapitalisasi pasar Rp163,54M, volume 24 jam Rp102,69M), sedangkan Ordinals diperdagangkan di Rp63.005 (kapitalisasi pasar Rp1,32T, volume 24 jam Rp172,16M). Perbedaan utamanya: Ordinals jauh lebih besar — sekitar 8,1× kapitalisasi pasar Lagrange, dan suplai Ordinals dibatasi (21M / 21M ORDI (100%)), sedangkan Lagrange terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Lagrange selama 6 Hari dan Ordinals selama 36 Hari.
| LA | ORDI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp163,54M | Rp1,32T |
Volume (24h) | Rp102,69M | Rp172,16M |
Suplai yang Beredar | 193M LA | 21M / 21M ORDI (100%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 36 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Lagrange mengkhususkan diri dalam pembuatan zero-knowledge proof untuk AI yang aman dan pribadi. Produk unggulannya, DeepProve, adalah sistem zkML tercepat yang memungkinkan verifikasi AI melalui zero-knowledge proofs. Lagrange juga menawarkan Jaringan ZK Prover terdesentralisasi untuk pembuatan proof yang aman dan hemat biaya, didukung oleh validator besar seperti Coinbase Cloud dan Kraken. Selain itu, ZK Coprocessor berbasis SQL memungkinkan smart contract untuk memindahkan perhitungan kompleks dan memverifikasinya secara on-chain.
Selengkapnya di halaman LA →Protokol Ordinals menuliskan informasi ke setiap satoshi (juga dikenal sebagai sat, unit terkecil Bitcoin), seperti teks, gambar, audio, video, dll. Karena batasan ukuran blok Bitcoin, informasi utama untuk inscription (minting) Bitcoin berupa teks dan gambar, dalam bentuk NFT dan token.
Selengkapnya di halaman ORDI →