Perbedaan Layer3 dan Xai: Layer3 diperdagangkan di Rp72,88 (kapitalisasi pasar Rp108,05M, volume 24 jam Rp13,43M), sedangkan Xai diperdagangkan di Rp112,03 (kapitalisasi pasar Rp234,3M, volume 24 jam Rp85,64M). Perbedaan utamanya: Xai jauh lebih besar — sekitar 2,2× kapitalisasi pasar Layer3, dan suplai beredar Layer3 1,5B / 3,3B L3 (45%) dibanding 2,1B / 2,5B XAI (84%) milik Xai. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Layer3 selama 9 Hari dan Xai selama 57 Hari.
| L3 | XAI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp108,05M | Rp234,3M |
Volume (24h) | Rp13,43M | Rp85,64M |
Suplai yang Beredar | 1,5B / 3,3B L3 (45%) | 2,1B / 2,5B XAI (84%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 57 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Layer3 adalah token multi-utilitas dengan total pasokan 3.333.333.333 token, dirancang untuk mendukung ekosistem staking dengan hadiah berlapis dan mekanisme burn. Pengguna dapat melakukan staking L3 untuk memperoleh penghasilan pasif dan membuka token tata kelola tambahan (misalnya OP, ARB) melalui partisipasi aktif. Membakar token L3 memberikan akses ke jaringan Layer3, memungkinkan pengguna memposting quest, dan menggunakan CUBE credentials—identitas unik untuk pencapaian omnichain. Token yang dibakar juga memberikan berbagai keuntungan di ekosistem mitra, seperti akses awal, diskon biaya, NFT eksklusif, dan lainnya.
Selengkapnya di halaman L3 →Xai dikembangkan untuk memungkinkan ekonomi nyata dan perdagangan terbuka di video game. Dengan Xai, miliaran gamer berpotensi bisa memiliki dan menukar item dalam game untuk pertama kalinya, tanpa perlu menggunakan crypto-wallet. Siapa pun bisa mendukung jaringan Xai dengan mengoperasikan sebuah node yang memungkinkan mereka menerima reward dan berpartisipasi dalam tata kelola. Xai dikembangkan oleh Offchain Labs dengan memanfaatkan teknologi Arbitrum.
Selengkapnya di halaman XAI →