Perbedaan Layer3 dan USDC: Layer3 diperdagangkan di Rp95,82 (kapitalisasi pasar Rp116,48M, volume 24 jam Rp67,14M), sedangkan USDC diperdagangkan di Rp18.070 (kapitalisasi pasar Rp1.319,87T, volume 24 jam Rp179,48T). Perbedaan utamanya: USDC jauh lebih besar — sekitar 11331,3× kapitalisasi pasar Layer3, dan suplai Layer3 dibatasi (1,2B / 3,3B L3 (37%)), sedangkan USDC terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Layer3 selama 8 Hari dan USDC selama 61 Hari.
| L3 | USDC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp116,48M | Rp1.319,87T |
Volume (24h) | Rp67,14M | Rp179,48T |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 3,3B L3 (37%) | 73,1B USDC |
Typical Hold Time | 8 Hari | 61 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Layer3 adalah token multi-utilitas dengan total pasokan 3.333.333.333 token, dirancang untuk mendukung ekosistem staking dengan hadiah berlapis dan mekanisme burn. Pengguna dapat melakukan staking L3 untuk memperoleh penghasilan pasif dan membuka token tata kelola tambahan (misalnya OP, ARB) melalui partisipasi aktif. Membakar token L3 memberikan akses ke jaringan Layer3, memungkinkan pengguna memposting quest, dan menggunakan CUBE credentials—identitas unik untuk pencapaian omnichain. Token yang dibakar juga memberikan berbagai keuntungan di ekosistem mitra, seperti akses awal, diskon biaya, NFT eksklusif, dan lainnya.
Selengkapnya di halaman L3 →USD Coin adalah stablecoin yang dipatok ke dolar AS dengan basis 1:1. Stablecoin ini awalnya diluncurkan secara terbatas pada September 2018. Sederhananya, mantra USD Coin adalah 'uang digital untuk era digital' — dan stablecoin dirancang untuk dunia di mana transaksi tanpa uang tunai menjadi lebih umum. USD Coin bertujuan untuk mengungguli para pesaing dalam beberapa cara. Salah satunya melalui transparansi dan jaminan bahwa pengguna akan dapat menarik 1 USDC dan menerima $1 sebagai imbalan tanpa masalah.
Selengkapnya di halaman USDC →