Perbedaan Layer3 dan Unibase: Layer3 diperdagangkan di Rp96 (kapitalisasi pasar Rp116,87M, volume 24 jam Rp67,28M), sedangkan Unibase diperdagangkan di Rp1.531 (kapitalisasi pasar Rp3,82T, volume 24 jam Rp5,74T). Perbedaan utamanya: Unibase jauh lebih besar — sekitar 32,7× kapitalisasi pasar Layer3, dan suplai beredar Layer3 1,2B / 3,3B L3 (37%) dibanding 2,5B / 10B UB (25%) milik Unibase. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Layer3 selama 8 Hari dan Unibase selama 2 Hari.
| L3 | UB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp116,87M | Rp3,82T |
Volume (24h) | Rp67,28M | Rp5,74T |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 3,3B L3 (37%) | 2,5B / 10B UB (25%) |
Typical Hold Time | 8 Hari | 2 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Layer3 adalah token multi-utilitas dengan total pasokan 3.333.333.333 token, dirancang untuk mendukung ekosistem staking dengan hadiah berlapis dan mekanisme burn. Pengguna dapat melakukan staking L3 untuk memperoleh penghasilan pasif dan membuka token tata kelola tambahan (misalnya OP, ARB) melalui partisipasi aktif. Membakar token L3 memberikan akses ke jaringan Layer3, memungkinkan pengguna memposting quest, dan menggunakan CUBE credentials—identitas unik untuk pencapaian omnichain. Token yang dibakar juga memberikan berbagai keuntungan di ekosistem mitra, seperti akses awal, diskon biaya, NFT eksklusif, dan lainnya.
Selengkapnya di halaman L3 →Unibase adalah protokol infrastruktur AI terdesentralisasi yang memberikan AI agent memori persisten, interoperabilitas, dan kemampuan untuk berkembang secara mandiri. Protokol ini mengatasi keterbatasan stateless dan silo data melalui layer memori terdesentralisasi yang menggabungkan penyimpanan terverifikasi, komunikasi antar-agent, dan ketersediaan data berkecepatan tinggi. UB digunakan untuk biaya protokol, tata kelola, staking, serta reward berbasis kontribusi pengetahuan.
Selengkapnya di halaman UB →