Perbedaan Layer3 dan Treehouse: Layer3 diperdagangkan di Rp95,78 (kapitalisasi pasar Rp116,15M, volume 24 jam Rp68,4M), sedangkan Treehouse diperdagangkan di Rp780,26 (kapitalisasi pasar Rp121,67M, volume 24 jam Rp401,18M). Perbedaan utamanya: Layer3 dan Treehouse berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Layer3 1,2B / 3,3B L3 (37%) dibanding 156,1M / 1B TREE (16%) milik Treehouse. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Layer3 selama 8 Hari dan Treehouse selama 19 Hari.
| L3 | TREE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp116,15M | Rp121,67M |
Volume (24h) | Rp68,4M | Rp401,18M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 3,3B L3 (37%) | 156,1M / 1B TREE (16%) |
Typical Hold Time | 8 Hari | 19 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Layer3 adalah token multi-utilitas dengan total pasokan 3.333.333.333 token, dirancang untuk mendukung ekosistem staking dengan hadiah berlapis dan mekanisme burn. Pengguna dapat melakukan staking L3 untuk memperoleh penghasilan pasif dan membuka token tata kelola tambahan (misalnya OP, ARB) melalui partisipasi aktif. Membakar token L3 memberikan akses ke jaringan Layer3, memungkinkan pengguna memposting quest, dan menggunakan CUBE credentials—identitas unik untuk pencapaian omnichain. Token yang dibakar juga memberikan berbagai keuntungan di ekosistem mitra, seperti akses awal, diskon biaya, NFT eksklusif, dan lainnya.
Selengkapnya di halaman L3 →TREE adalah token asli Treehouse, platform Web3 yang berfokus pada keterlibatan komunitas terdesentralisasi dan pertumbuhan ekosistem. Token ini mendukung tata kelola, imbalan, dan partisipasi di seluruh jaringan aplikasi dan layanan Treehouse.
Selengkapnya di halaman TREE →