Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Layer3 (L3) vs Subsquid (SQD)

SubsquidTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Layer3 dan Subsquid: Layer3 diperdagangkan di Rp96 (kapitalisasi pasar Rp116,87M, volume 24 jam Rp67,28M), sedangkan Subsquid diperdagangkan di Rp548,22 (kapitalisasi pasar Rp549,64M, volume 24 jam Rp69,67M). Perbedaan utamanya: Subsquid jauh lebih besar — sekitar 4,7× kapitalisasi pasar Layer3, dan suplai beredar Layer3 1,2B / 3,3B L3 (37%) dibanding 1B / 1,3B SQD (76%) milik Subsquid. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Layer3 selama 8 Hari dan Subsquid selama 8 Hari.

L3SQD
Kap. Pasar
Rp116,87MRp549,64M
Volume (24h)
Rp67,28MRp69,67M
Suplai yang Beredar
1,2B / 3,3B L3 (37%)1B / 1,3B SQD (76%)
Typical Hold Time
8 Hari8 Hari

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

L3
34% Beli66% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 8 Hari
SQD
98% Beli2% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 8 Hari

Tentang Layer3

Layer3 adalah token multi-utilitas dengan total pasokan 3.333.333.333 token, dirancang untuk mendukung ekosistem staking dengan hadiah berlapis dan mekanisme burn. Pengguna dapat melakukan staking L3 untuk memperoleh penghasilan pasif dan membuka token tata kelola tambahan (misalnya OP, ARB) melalui partisipasi aktif. Membakar token L3 memberikan akses ke jaringan Layer3, memungkinkan pengguna memposting quest, dan menggunakan CUBE credentials—identitas unik untuk pencapaian omnichain. Token yang dibakar juga memberikan berbagai keuntungan di ekosistem mitra, seperti akses awal, diskon biaya, NFT eksklusif, dan lainnya.

Selengkapnya di halaman L3

Tentang Subsquid

Subsquid Network adalah danau data serta mesin kueri terdesentralisasi yang memberikan akses cepat dan tanpa izin bagi developer untuk memanfaatkan data blockchain. Dengan arsitektur modular dan keamanan berbasis ZK proofs, Subsquid menghadirkan skalabilitas tinggi untuk kebutuhan indexing blockchain, pengembangan dApp, dan analitik. Berbeda dengan framework monolitik yang kaku dan sulit beradaptasi, Subsquid menawarkan alternatif efisien dan terdesentralisasi dibandingkan infrastruktur terpusat seperti penyedia RPC dan API besar—mendorong terciptanya internet yang lebih terbuka, netral, dan ramah developer di era Web3.

Selengkapnya di halaman SQD