Perbedaan Layer3 dan Sky: Layer3 diperdagangkan di Rp95,82 (kapitalisasi pasar Rp116,87M, volume 24 jam Rp67,28M), sedangkan Sky diperdagangkan di Rp1.125 (kapitalisasi pasar Rp26,28T, volume 24 jam Rp335,56M). Perbedaan utamanya: Sky jauh lebih besar — sekitar 224,9× kapitalisasi pasar Layer3, dan suplai beredar Layer3 1,2B / 3,3B L3 (37%) dibanding 23,3B / 23,5B SKY (100%) milik Sky. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Layer3 selama 8 Hari dan Sky selama 14 Hari.
| L3 | SKY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp116,87M | Rp26,28T |
Volume (24h) | Rp67,28M | Rp335,56M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 3,3B L3 (37%) | 23,3B / 23,5B SKY (100%) |
Typical Hold Time | 8 Hari | 14 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Layer3 adalah token multi-utilitas dengan total pasokan 3.333.333.333 token, dirancang untuk mendukung ekosistem staking dengan hadiah berlapis dan mekanisme burn. Pengguna dapat melakukan staking L3 untuk memperoleh penghasilan pasif dan membuka token tata kelola tambahan (misalnya OP, ARB) melalui partisipasi aktif. Membakar token L3 memberikan akses ke jaringan Layer3, memungkinkan pengguna memposting quest, dan menggunakan CUBE credentials—identitas unik untuk pencapaian omnichain. Token yang dibakar juga memberikan berbagai keuntungan di ekosistem mitra, seperti akses awal, diskon biaya, NFT eksklusif, dan lainnya.
Selengkapnya di halaman L3 →Sky (SKY) adalah token tata kelola dari Sky Protocol dan versi baru dari MakerDAO, yang dirancang untuk membuat DeFi lebih mudah diakses, skalabel, dan memberi lebih banyak imbalan lewat arsitektur modular dan alat non-kustodial.
Selengkapnya di halaman SKY →