Perbedaan Layer3 dan PumpBTC: Layer3 diperdagangkan di Rp95,82 (kapitalisasi pasar Rp116,48M, volume 24 jam Rp67,14M), sedangkan PumpBTC diperdagangkan di Rp172,57 (kapitalisasi pasar Rp88,62M, volume 24 jam Rp47,81M). Perbedaan utamanya: Layer3 lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Layer3 1,2B / 3,3B L3 (37%) dibanding 509,5M / 1B PUMPBTC (51%) milik PumpBTC. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Layer3 selama 8 Hari dan PumpBTC selama 18 Hari.
| L3 | PUMPBTC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp116,48M | Rp88,62M |
Volume (24h) | Rp67,14M | Rp47,81M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 3,3B L3 (37%) | 509,5M / 1B PUMPBTC (51%) |
Typical Hold Time | 8 Hari | 18 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Layer3 adalah token multi-utilitas dengan total pasokan 3.333.333.333 token, dirancang untuk mendukung ekosistem staking dengan hadiah berlapis dan mekanisme burn. Pengguna dapat melakukan staking L3 untuk memperoleh penghasilan pasif dan membuka token tata kelola tambahan (misalnya OP, ARB) melalui partisipasi aktif. Membakar token L3 memberikan akses ke jaringan Layer3, memungkinkan pengguna memposting quest, dan menggunakan CUBE credentials—identitas unik untuk pencapaian omnichain. Token yang dibakar juga memberikan berbagai keuntungan di ekosistem mitra, seperti akses awal, diskon biaya, NFT eksklusif, dan lainnya.
Selengkapnya di halaman L3 →PumpBTC adalah solusi liquid restaking untuk Babylon yang memungkinkan pemegang BTC mendapatkan imbal hasil native. Dengan menyederhanakan prosesnya, PumpBTC memudahkan staking sekaligus menghubungkan pengguna dengan operator node Babylon.
Selengkapnya di halaman PUMPBTC →