Perbedaan Layer3 dan PIVX: Layer3 diperdagangkan di Rp72,93 (kapitalisasi pasar Rp108,06M, volume 24 jam Rp13,31M), sedangkan PIVX diperdagangkan di Rp330,4 (kapitalisasi pasar Rp72,86M, volume 24 jam Rp45,95M). Perbedaan utamanya: Layer3 lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Layer3 dibatasi (1,5B / 3,3B L3 (45%)), sedangkan PIVX terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Layer3 selama 9 Hari dan PIVX selama 8 Hari.
| L3 | PIVX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp108,06M | Rp72,86M |
Volume (24h) | Rp13,31M | Rp45,95M |
Suplai yang Beredar | 1,5B / 3,3B L3 (45%) | 104,9M PIVX |
Typical Hold Time | 9 Hari | 8 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Layer3 adalah token multi-utilitas dengan total pasokan 3.333.333.333 token, dirancang untuk mendukung ekosistem staking dengan hadiah berlapis dan mekanisme burn. Pengguna dapat melakukan staking L3 untuk memperoleh penghasilan pasif dan membuka token tata kelola tambahan (misalnya OP, ARB) melalui partisipasi aktif. Membakar token L3 memberikan akses ke jaringan Layer3, memungkinkan pengguna memposting quest, dan menggunakan CUBE credentials—identitas unik untuk pencapaian omnichain. Token yang dibakar juga memberikan berbagai keuntungan di ekosistem mitra, seperti akses awal, diskon biaya, NFT eksklusif, dan lainnya.
Selengkapnya di halaman L3 →PIVX, yang diluncurkan pada 2016, adalah proyek blockchain sumber terbuka yang terdesentralisasi dan dikelola oleh DAO yang dipimpin komunitas. PIVX menggunakan kriptografi canggih untuk melindungi data keuangan pengguna.
Selengkapnya di halaman PIVX →