Perbedaan Layer3 dan Nibiru Chain: Layer3 diperdagangkan di Rp95,78 (kapitalisasi pasar Rp116,87M, volume 24 jam Rp67,28M), sedangkan Nibiru Chain diperdagangkan di Rp35,29 (kapitalisasi pasar Rp55,17M, volume 24 jam Rp4,69M). Perbedaan utamanya: Layer3 jauh lebih besar — sekitar 2,1× kapitalisasi pasar Nibiru Chain, dan suplai beredar Layer3 1,2B / 3,3B L3 (37%) dibanding 954M / 1,5B NIBI (64%) milik Nibiru Chain. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Layer3 selama 8 Hari dan Nibiru Chain selama 7 Hari.
| L3 | NIBI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp116,87M | Rp55,17M |
Volume (24h) | Rp67,28M | Rp4,69M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 3,3B L3 (37%) | 954M / 1,5B NIBI (64%) |
Typical Hold Time | 8 Hari | 7 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Layer3 adalah token multi-utilitas dengan total pasokan 3.333.333.333 token, dirancang untuk mendukung ekosistem staking dengan hadiah berlapis dan mekanisme burn. Pengguna dapat melakukan staking L3 untuk memperoleh penghasilan pasif dan membuka token tata kelola tambahan (misalnya OP, ARB) melalui partisipasi aktif. Membakar token L3 memberikan akses ke jaringan Layer3, memungkinkan pengguna memposting quest, dan menggunakan CUBE credentials—identitas unik untuk pencapaian omnichain. Token yang dibakar juga memberikan berbagai keuntungan di ekosistem mitra, seperti akses awal, diskon biaya, NFT eksklusif, dan lainnya.
Selengkapnya di halaman L3 →Nibiru Chain adalah blockchain Layer 1 dan ekosistem smart contract yang inovatif, menawarkan throughput tinggi dan keamanan tak tertandingi. Nibiru berambisi menjadi ekosistem smart contract yang paling ramah pengembang dan pengguna, memimpin adopsi Web3 secara luas. Hal ini dicapai melalui inovasi di setiap lapisan teknologi, termasuk pengembangan dApp, infrastruktur, mekanisme konsensus, toolkit pengembang lengkap, dan akumulasi nilai.
Selengkapnya di halaman NIBI →