Perbedaan Layer3 dan Mantle Staked Ether: Layer3 diperdagangkan di Rp96 (kapitalisasi pasar Rp116,87M, volume 24 jam Rp67,28M), sedangkan Mantle Staked Ether diperdagangkan di Rp38.074.980 (kapitalisasi pasar Rp8,88T, volume 24 jam Rp6,1M). Perbedaan utamanya: Mantle Staked Ether jauh lebih besar — sekitar 76× kapitalisasi pasar Layer3, dan suplai Layer3 dibatasi (1,2B / 3,3B L3 (37%)), sedangkan Mantle Staked Ether terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Layer3 selama 8 Hari dan Mantle Staked Ether selama 25 Hari.
| L3 | METH | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp116,87M | Rp8,88T |
Volume (24h) | Rp67,28M | Rp6,1M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 3,3B L3 (37%) | 234K METH |
Typical Hold Time | 8 Hari | 25 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Layer3 adalah token multi-utilitas dengan total pasokan 3.333.333.333 token, dirancang untuk mendukung ekosistem staking dengan hadiah berlapis dan mekanisme burn. Pengguna dapat melakukan staking L3 untuk memperoleh penghasilan pasif dan membuka token tata kelola tambahan (misalnya OP, ARB) melalui partisipasi aktif. Membakar token L3 memberikan akses ke jaringan Layer3, memungkinkan pengguna memposting quest, dan menggunakan CUBE credentials—identitas unik untuk pencapaian omnichain. Token yang dibakar juga memberikan berbagai keuntungan di ekosistem mitra, seperti akses awal, diskon biaya, NFT eksklusif, dan lainnya.
Selengkapnya di halaman L3 →Mantle LSP adalah protokol liquid staking ETH tanpa izin dan tanpa kustodian di Ethereum L1 yang dikelola oleh Mantle. Protokol ini menggabungkan desain modern dengan manajemen risiko yang kuat serta memanfaatkan ekosistem Mantle untuk memberikan yield tinggi.
Selengkapnya di halaman METH →