Perbedaan Layer3 dan Linea: Layer3 diperdagangkan di Rp96 (kapitalisasi pasar Rp116,87M, volume 24 jam Rp67,28M), sedangkan Linea diperdagangkan di Rp44,85 (kapitalisasi pasar Rp997,11M, volume 24 jam Rp256,84M). Perbedaan utamanya: Linea jauh lebih besar — sekitar 8,5× kapitalisasi pasar Layer3, dan suplai beredar Layer3 1,2B / 3,3B L3 (37%) dibanding 22,3B / 72B LINEA (31%) milik Linea. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Layer3 selama 8 Hari dan Linea selama 25 Hari.
| L3 | LINEA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp116,87M | Rp997,11M |
Volume (24h) | Rp67,28M | Rp256,84M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 3,3B L3 (37%) | 22,3B / 72B LINEA (31%) |
Typical Hold Time | 8 Hari | 25 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Layer3 adalah token multi-utilitas dengan total pasokan 3.333.333.333 token, dirancang untuk mendukung ekosistem staking dengan hadiah berlapis dan mekanisme burn. Pengguna dapat melakukan staking L3 untuk memperoleh penghasilan pasif dan membuka token tata kelola tambahan (misalnya OP, ARB) melalui partisipasi aktif. Membakar token L3 memberikan akses ke jaringan Layer3, memungkinkan pengguna memposting quest, dan menggunakan CUBE credentials—identitas unik untuk pencapaian omnichain. Token yang dibakar juga memberikan berbagai keuntungan di ekosistem mitra, seperti akses awal, diskon biaya, NFT eksklusif, dan lainnya.
Selengkapnya di halaman L3 →Linea adalah jaringan Layer 2 yang dibangun untuk memperkuat Ethereum dan ekonominya. Dengan mekanisme burn ETH, native yield, dan teknologi zk setara Ethereum, Linea meningkatkan nilai dan utilitas Ethereum Mainnet. Didukung dana ekosistem terbesar dan tim builder terpercaya Ethereum, Linea menghadirkan infrastruktur berkelas institusi serta integrasi mendalam dengan DeFi—menjadikannya chain terbaik untuk modal ETH.
Selengkapnya di halaman LINEA →