Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Kentanix Supra International Tbk. (KSIX) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Kentanix Supra International Tbk.Trading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Kentanix Supra International Tbk. dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Kentanix Supra International Tbk. diperdagangkan di Rp280 (kapitalisasi pasar 594,32 M, volume 24 jam 17 rb), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp59 (kapitalisasi pasar 885,64 M, volume 24 jam 6,25 jt). Perbedaan utamanya: Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (6,25 jt vs 17 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

KSIXSQMI
Kapitalisasi Pasar
594,32 M885,64 M
Volume
17 rb6,25 jt
Lot
17062,55 rb
Perputaran
4,73 jt366,43 jt
Harga Rata-rata
278,1458,59
Nilai Transaksi
4,73 jt366,43 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
27859
Volume Ekuilibrium Indikatif
500774

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

KSIX
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Kentanix Supra International Tbk.

PT Kentanix Supra International Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 41 dated October 27, 1980 of Samsul Hadi, S.H., as amended by Deed No. 25 dated April 8, 1981 and Deed No. 10 dated October 9, 1981 of the same Notary. The Company commenced its commercial operations in 1985. PT Badra Arta, a company incorporated in Indonesia, is the parent entity of the Company.

Selengkapnya di halaman KSIX

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI