Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Mitra Energi Persada Tbk. (KOPI) vs Wahana Pronatural Tbk. (WAPO)

Mitra Energi Persada Tbk.Trading
Wahana Pronatural Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Mitra Energi Persada Tbk. dan Wahana Pronatural Tbk.: Mitra Energi Persada Tbk. diperdagangkan di Rp210 (kapitalisasi pasar 133,18 M, volume 24 jam 2,76 jt), sedangkan Wahana Pronatural Tbk. diperdagangkan di Rp118 (kapitalisasi pasar 145,19 M, volume 24 jam 196,1 rb). Perbedaan utamanya: Mitra Energi Persada Tbk. dan Wahana Pronatural Tbk. berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan Mitra Energi Persada Tbk. lebih aktif diperdagangkan (2,76 jt vs 196,1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

KOPIWAPO
Kapitalisasi Pasar
133,18 M145,19 M
Volume
2,76 jt196,1 rb
Lot
27,6 rb1,96 rb
Perputaran
577,73 jt22,83 jt
Harga Rata-rata
209,34116,42
Nilai Transaksi
577,73 jt22,83 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
210118
Volume Ekuilibrium Indikatif
1,17 rb1

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

KOPI
Lihat detail
WAPO
Lihat detail

Tentang Mitra Energi Persada Tbk.

PT Mitra Energi Persada Tbk (formerly PT Korpora Persada Investama, Tbk) (the "Company") a public listed company registered in Indonesia Stock Exchange) was first established under the name of Adwitiya Alembana an Advertising Company, drawn up before notary Kartini Muljadi, SH No. 200 dated 24 February 1981. The Company is domiciled in Jakarta and started operations since 1982.

Selengkapnya di halaman KOPI

Tentang Wahana Pronatural Tbk.

PT Wahana Phonix Mandiri (the Company) Tbk was established on August 7, 1993 under the name PT Golden Phoenix. On January 31, 2000 the Company changed its named to be PT Wahana Phonix Mandiri, Tbk. Deed by making statements shareholders meeting extraordinary No.2 on June 2, 2012 by Wachid Hasyim, notary in Surabaya, the Company name was changed to PT Wahana Pronatural Tbk

Selengkapnya di halaman WAPO