Perbedaan The Coca-Cola Co K dan Under Armour Inc Class A: The Coca-Cola Co K diperdagangkan di $82,11 (kapitalisasi pasar $353,32B), sedangkan Under Armour Inc Class A diperdagangkan di $7,14 (kapitalisasi pasar $3,07B). Perbedaan utamanya: The Coca-Cola Co K jauh lebih besar — sekitar 115,1× kapitalisasi pasar Under Armour Inc Class A, dan The Coca-Cola Co K membagikan dividen 2,58%, sedangkan Under Armour Inc Class A tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| KO | UA | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $353,32B | $3,07B |
Volume | 14.630.257 | — |
Sektor | Consumer Staples | Consumer Cyclical |
Tertinggi 52 Minggu | $84,92 | $7,88 |
Terendah 52 Minggu | $65,67 | $3,96 |
Nilai Perusahaan | $383,39B | $4,70B |
Imbal Hasil Dividen | 2,58% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Saham Coca-Cola (KO) diperdagangkan di $82.02, naik 0.56% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bearish namun fundamental kuat. Laba bersih naik menjadi $13.11 miliar pada 2025 dengan margin laba bersih 27.8%, didukung tiga kuartal berturut-turut mengalahkan estimasi EPS. Analis mayoritas merekomendasikan beli (60.42%) dengan target konsensus $90.67. Dividen stabil $0.53 per kuartal, menandakan kepercayaan manajemen terhadap arus kas.
Outlook positif didorong pertumbuhan pendapatan dan efisiensi profitabilitas, meski menghadapi risiko volatilitas pasar dan tekanan regional di Asia. Kenaikan harga saham potensial 10.5% menuju target konsensus, cocok untuk investor jangka panjang yang mencari pendapatan dividen konsisten dengan fundamental perusahaan yang sehat.
Under Armour (UA) diperdagangkan di $7.13, turun 2.06% hari ini. Secara teknis sinyal bullish, namun fundamental lemah dengan margin laba bersih negatif -9.98% dan arus kas operasional negatif $59.32 juta pada 2025. Perusahaan menghadapi penurunan pendapatan menjadi $5.0 miliar pada 2026, meski mendapat perhatian positif dari kolaborasi dengan Dodge dan pembelian saham oleh Prem Watsa.
Outlook tetap berisiko tinggi karena tekanan pendapatan dan profitabilitas, meski analis 40.3% merekomendasikan beli. Investor perlu memantau eksekusi turnaround dan efisiensi operasional untuk pemulihan berkelanjutan, dengan risiko utama pada persaingan dan volatilitas pasar.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
Coca-Cola Co adalah perusahaan minuman non-alkohol yang memproduksi berbagai merek berkarbonasi dan nonkarbonasi, termasuk Coca-Cola, Diet Coke, Fanta, Sprite, Minute Maid, Powerade, dan Dasani.
Selengkapnya di halaman KO →Under Armour adalah penemu, pemasar, dan distributor terkemuka pakaian, alas kaki, dan aksesori performa atletik bermerek. Dibangun di atas performa 'teknis' kain sintetis, perusahaan ini saat ini sedang menjalani evolusi merek multi-tahun yang berpusat pada inovasi produk premium, disiplin operasional, dan fokus baru pada inti pasar Amerika Utara di bawah panduan pendirinya, Kevin Plank.
Selengkapnya di halaman UA →