Perbedaan The Coca-Cola Co K dan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF: The Coca-Cola Co K diperdagangkan di $86,76 (kapitalisasi pasar $373,76B), sedangkan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF diperdagangkan di $58,8. Perbedaan utamanya: The Coca-Cola Co K membagikan dividen 2,44%, sedangkan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| KO | SPUS | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $373,76B | — |
Volume | 14.630.257 | — |
Sektor | Consumer Staples | Broad Market / Factor |
Tertinggi 52 Minggu | $89,08 | $59,51 |
Terendah 52 Minggu | $65,67 | $46,28 |
Nilai Perusahaan | $400,93B | — |
Imbal Hasil Dividen | 2,44% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Saham Coca-Cola (KO) diperdagangkan di $86.74, turun 0.36% hari ini. Secara teknis, sinyal keseluruhan bullish dengan moving average mendukung, meski osilator netral. Fundamental kuat dengan laba bersih $13.11 miliar pada 2025 dan margin laba bersih 28.56%. Perusahaan baru saja meluncurkan tur Piala Dunia FIFA 2026, memperkuat branding global. Tren pendapatan dan profitabilitas menunjukkan pertumbuhan yang stabil.
Outlook positif didukung konsensus analis 'Buy' 60.42% dan target harga rata-rata $95.83, menawarkan potensi apresiasi ~10.5%. Risiko utama termasuk volatilitas pasar, tekanan persaingan, dan eksposur regional yang beragam. Saham ini cocok untuk investor yang mencari dividen stabil dengan pertumbuhan fundamental yang konsisten.
SPUS diperdagangkan pada $59.16, naik 0.82% dalam 24 jam dengan sinyal teknis bullish dari rata-rata bergerak namun RSI jangka pendek menunjukkan kondisi jenuh beli. Strategi dividen perusahaan tetap stabil dengan pembayaran $0.03 per kuartal, mencerminkan pendekatan pendapatan yang konsisten meskipun metrik valuasi seperti P/E dan P/B tidak tersedia untuk analisis mendalam.
Outlook SPUS didukung oleh momentum teknis positif namun menghadapi risiko koreksi akibat kondisi overbought. Investor perlu memantau perkembangan laporan keuangan berikutnya untuk menilai fundamental sebenarnya, sementara strategi dividen memberikan daya tarik bagi investor yang mencari pendapatan.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
Coca-Cola Co adalah perusahaan minuman non-alkohol yang memproduksi berbagai merek berkarbonasi dan nonkarbonasi, termasuk Coca-Cola, Diet Coke, Fanta, Sprite, Minute Maid, Powerade, dan Dasani.
Selengkapnya di halaman KO →SPUS melacak indeks berbobot kapitalisasi pasar dari saham-saham S&P 500 yang mematuhi hukum Syariah. ETF ini menyaring perusahaan yang terlibat dalam aktivitas bisnis non-syariah seperti alkohol, tembakau, perjudian, dan keuangan konvensional, serta mengecualikan sektor-sektor seperti Dirgantara & Pertahanan, dan Pemrosesan Data. Dengan berfokus pada saham ber-leverage rendah, SPUS memberikan investor eksposur yang sadar nilai dan selaras secara etika ke portofolio terdiversifikasi dari ekuitas AS berkapitalisasi besar.
Selengkapnya di halaman SPUS →