Perbedaan The Coca-Cola Co K dan Nokia Corp: The Coca-Cola Co K diperdagangkan di $86,52 (kapitalisasi pasar $373,76B), sedangkan Nokia Corp diperdagangkan di $9,49 (kapitalisasi pasar $51,87B). Perbedaan utamanya: The Coca-Cola Co K jauh lebih besar — sekitar 7,2× kapitalisasi pasar Nokia Corp, dan The Coca-Cola Co K memberi dividen lebih tinggi (2,44%). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| KO | NOK | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $373,76B | $51,87B |
Volume | 14.630.257 | — |
Sektor | Consumer Staples | Technology |
Tertinggi 52 Minggu | $89,08 | $16,83 |
Terendah 52 Minggu | $65,67 | $4,10 |
Nilai Perusahaan | $400,93B | $49,82B |
Imbal Hasil Dividen | 2,44% | 1,79% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Saham Coca-Cola (KO) diperdagangkan di $86.51, turun 0.62% dalam 24 jam, dengan momentum teknis bullish berdasarkan moving averages. Fundamental kuat dengan laba bersih $13.11 miliar pada 2025 dan margin laba bersih 28.56%, didukung oleh pertumbuhan pendapatan yang stabil. Perusahaan terus membagikan dividen konsisten, terlihat dari pembayaran $0.53 per saham pada 2026, dengan target harga konsensus analis di $95.83 menunjukkan potensi apresiasi.
Outlook positif didorong oleh kinerja keuangan yang solid dan sentimen analis yang mayoritas buy (60.42%), namun risiko termasuk utang jangka panjang $42.38 miliar dan volatilitas pasar global. Saham ini cocok untuk investor yang mencari stabilitas dengan dividen, meski pertumbuhan mungkin terbatas dibanding sektor teknologi.
Nokia (NOK) diperdagangkan di $9.37, turun 0.53% hari ini, dengan sinyal teknis bearish. Secara fundamental, perusahaan menunjukkan margin laba bersih 3.47% (2025) dan pertumbuhan pendapatan yang stabil, namun valuasi P/E 67.49 terlihat tinggi. Berita terkini (The Motley Fool, 2026-08-06) menyoroti pembelian insider dan fokus pada AI, mendorong optimisme jangka panjang meskipun tantangan di sektor telekomunikasi tetap ada.
Outlook: Potensi pertumbuhan dari permintaan AI dan cloud (Reuters, 2026-07-23) menawarkan peluang, tetapi risiko termasuk volatilitas pasar, persaingan ketat, dan valuasi yang mahal. Analis secara umum bullish (59.61% rekomendasi beli), namun investor perlu memantau eksekusi bisnis dan tren pendapatan kuartalan untuk konfirmasi lebih lanjut.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
Coca-Cola Co adalah perusahaan minuman non-alkohol yang memproduksi berbagai merek berkarbonasi dan nonkarbonasi, termasuk Coca-Cola, Diet Coke, Fanta, Sprite, Minute Maid, Powerade, dan Dasani.
Selengkapnya di halaman KO →Nokia adalah vendor terkemuka di industri perangkat telekomunikasi. Jaringan bisnis perusahaan ini meraup pemasukan dari penjualan perangkat jaringan tetap dan nirkbabel, perangkat lunak, dan layanan. Nokia melisensikan teknologi dari portofolio patennya kepada produsen telepon genggam dan mendapatkan imbal royalti dari penggunaan merek Nokia.
Selengkapnya di halaman NOK →