Perbedaan The Coca-Cola Co K dan Live Nation Entertainment, Inc.: The Coca-Cola Co K diperdagangkan di $88,05 (kapitalisasi pasar $377,63B), sedangkan Live Nation Entertainment, Inc. diperdagangkan di $170,33 (kapitalisasi pasar $39,92B). Perbedaan utamanya: The Coca-Cola Co K jauh lebih besar — sekitar 9,5× kapitalisasi pasar Live Nation Entertainment, Inc., dan The Coca-Cola Co K membagikan dividen 2,42%, sedangkan Live Nation Entertainment, Inc. tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan The Coca-Cola Co K selama 154 Hari dan Live Nation Entertainment, Inc. selama 72 Hari.
| KO | LYV | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $377,63B | $39,92B |
Volume | 14.894.568 | 1.982.609 |
Sektor | Consumer Staples | Media |
Tertinggi 52 Minggu | $91,99 | $188,46 |
Terendah 52 Minggu | $66,80 | $125,61 |
Rata-rata Waktu Simpan | 154 Hari | 72 Hari |
Nilai Perusahaan | $404,81B | $42,13B |
Imbal Hasil Dividen | 2,42% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Saham Coca-Cola (KO) diperdagangkan di $87.77, naik 2.27% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bullish dan momentum harga mendekati resistance kunci di $88. Fundamental kuat dengan laba bersih $13.11B pada 2025 dan margin laba bersih 28.56%, didukung tren pendapatan yang konsisten. Berita terbaru menyoroti minat institusional yang meningkat dan prospek dividen yang stabil, sementara analis secara umum optimis dengan target konsensus $95.75.
Outlook positif didorong oleh kinerja keuangan yang solid dan sentimen analis yang bullish, dengan potensi apresiasi harga menuju target konsensus. Risiko termasuk tekanan kompetitif, volatilitas pasar, dan ketergantungan pada pertumbuhan regional, namun posisi dominan di industri dan dividen yang konsisten memberikan daya tarik jangka panjang bagi investor.
LYV (Live Nation Entertainment) diperdagangkan di $171,34 dengan kenaikan 0,29% hari ini. Saham menunjukkan momentum bullish secara teknis dengan support kunci di $170 dan resistance di $172. Fundamental menunjukkan pertumbuhan pendapatan yang kuat ($25,2B pada 2025) namun margin laba bersih tipis (0,51%) dan valuasi P/E tinggi (117,49). Perusahaan baru saja meluncurkan layanan dukungan penggemar 24/7 dengan Salesforce (Business Wire, 16 September 2026).
Outlook positif didukung konsensus analis 'Buy' 86,96% dengan target harga $208,18, namun risiko mencakup tekanan regulasi antitrust (WSJ, 23 Agustus 2026) dan leverage tinggi (debt-to-asset 38,37%). Pertumbuhan pendapatan konser dan tiket menjadi katalis, tetapi eksekusi operasional dan pengendalian biaya menentukan kelanjutan rally.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Coca-Cola Co adalah perusahaan minuman non-alkohol yang memproduksi berbagai merek berkarbonasi dan nonkarbonasi, termasuk Coca-Cola, Diet Coke, Fanta, Sprite, Minute Maid, Powerade, dan Dasani.
Selengkapnya di halaman KO →Live Nation merupakan firma hiburan live terbesar di dunia dengan telah melayani lebih dari 570 juta fans di 44 negara di tahun 2018 melalui platform konser dan penjualan tiket mereka. Baik dari kepemilikan langsung, hak operasional, atau memegang lisensi penjualan tiket eksklusif, Live Nation mengontrol lebih dari 235 tempat pertunjukan termasuk House of Blues, Hollywood Palladium, dan Spark Arena di Selandia Baru. Live Nation juga memiliki salah satu penyedia jasa pertiketan, Ticketmaster, yang telah menjual lebih dari 480 juta tiket untuk lebih dari 12.000 klien di tahun 2018. Agensi manajemen artis mereka telah mengelola lebih dari 400 klien. Sepak terjang besar mereka di dunia hiburan live telah membantu Live Nation menjadi salah satu platform iklan dan sponsor berorientasi penggemar musik terbesar saat ini. Liberty Media mempunyai 33% kepemilikan Live Nation, di bawah bendera SiriusXM.
Selengkapnya di halaman LYV →