Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Kyber Network Crystal v2 (KNC) vs Xai (XAI)

Kyber Network Crystal v2Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Kyber Network Crystal v2 dan Xai: Kyber Network Crystal v2 diperdagangkan di Rp1.782 (kapitalisasi pasar Rp373,26M, volume 24 jam Rp35,64M), sedangkan Xai diperdagangkan di Rp111,29 (kapitalisasi pasar Rp233,11M, volume 24 jam Rp86,21M). Perbedaan utamanya: Kyber Network Crystal v2 lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Xai dibatasi (2,1B / 2,5B XAI (84%)), sedangkan Kyber Network Crystal v2 terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Kyber Network Crystal v2 selama 64 Hari dan Xai selama 57 Hari.

KNCXAI
Kap. Pasar
Rp373,26MRp233,11M
Volume (24h)
Rp35,64MRp86,21M
Suplai yang Beredar
209,2M KNC2,1B / 2,5B XAI (84%)
Typical Hold Time
64 Hari57 Hari

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

KNC
84% Beli16% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 64 Hari
XAI
26% Beli74% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 57 Hari

Tentang Kyber Network Crystal v2

Kyber Network (KNC) adalah pusat protokol likuiditas yang mengumpulkan likuiditas dari berbagai sumber untuk menyediakan transaksi yang aman dan instan pada decentralized application (DApp). Tujuan utama Kyber Network adalah untuk memungkinkan DeFi DApps melakukan pertukaran terdesentralisasi (DEXs) dan akses mudah untuk pengguna lain pada kumpulan likuiditas yang memberikan harga terbaik.

Selengkapnya di halaman KNC

Tentang Xai

Xai dikembangkan untuk memungkinkan ekonomi nyata dan perdagangan terbuka di video game. Dengan Xai, miliaran gamer berpotensi bisa memiliki dan menukar item dalam game untuk pertama kalinya, tanpa perlu menggunakan crypto-wallet. Siapa pun bisa mendukung jaringan Xai dengan mengoperasikan sebuah node yang memungkinkan mereka menerima reward dan berpartisipasi dalam tata kelola. Xai dikembangkan oleh Offchain Labs dengan memanfaatkan teknologi Arbitrum.

Selengkapnya di halaman XAI