Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Kamino Finance (KMNO) vs Subsquid (SQD)

Kamino FinanceTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Kamino Finance dan Subsquid: Kamino Finance diperdagangkan di Rp325,77 (kapitalisasi pasar Rp1,72T, volume 24 jam Rp59,98M), sedangkan Subsquid diperdagangkan di Rp798,94 (kapitalisasi pasar Rp897,94M, volume 24 jam Rp75,62M). Perbedaan utamanya: Kamino Finance lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Kamino Finance 5,3B / 10B KMNO (53%) dibanding 1,1B / 1,3B SQD (84%) milik Subsquid. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Kamino Finance selama 15 Hari dan Subsquid selama 8 Hari.

KMNOSQD
Kap. Pasar
Rp1,72TRp897,94M
Volume (24h)
Rp59,98MRp75,62M
Suplai yang Beredar
5,3B / 10B KMNO (53%)1,1B / 1,3B SQD (84%)
Typical Hold Time
15 Hari8 Hari

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

KMNO
0% Beli100% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 15 Hari
SQD
34% Beli66% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 8 Hari

Tentang Kamino Finance

Kamino adalah platform yang menawarkan rangkaian produk DeFi dengan menggabungkan berbagai primitive untuk menghadirkan strategi yang canggih—dalam antarmuka yang ramah dan mudah digunakan. Kamino dibangun di atas tiga primitive utama: Automated Liquidity Vaults, Kamino Lend, dan Swaps, yang semuanya dirancang untuk menyederhanakan pengalaman DeFi bagi semua jenis pengguna.

Selengkapnya di halaman KMNO

Tentang Subsquid

Subsquid Network adalah danau data serta mesin kueri terdesentralisasi yang memberikan akses cepat dan tanpa izin bagi developer untuk memanfaatkan data blockchain. Dengan arsitektur modular dan keamanan berbasis ZK proofs, Subsquid menghadirkan skalabilitas tinggi untuk kebutuhan indexing blockchain, pengembangan dApp, dan analitik. Berbeda dengan framework monolitik yang kaku dan sulit beradaptasi, Subsquid menawarkan alternatif efisien dan terdesentralisasi dibandingkan infrastruktur terpusat seperti penyedia RPC dan API besar—mendorong terciptanya internet yang lebih terbuka, netral, dan ramah developer di era Web3.

Selengkapnya di halaman SQD