Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Pelayaran Kurnia Lautan Semesta Tbk (KLAS) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Pelayaran Kurnia Lautan Semesta TbkTrading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Pelayaran Kurnia Lautan Semesta Tbk dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Pelayaran Kurnia Lautan Semesta Tbk diperdagangkan di Rp70 (kapitalisasi pasar 251,46 M, volume 24 jam 2,35 jt), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp59 (kapitalisasi pasar 885,64 M, volume 24 jam 6,25 jt). Perbedaan utamanya: Wilton Makmur Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 3,5× kapitalisasi pasar Pelayaran Kurnia Lautan Semesta Tbk, dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (6,25 jt vs 2,35 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

KLASSQMI
Kapitalisasi Pasar
251,46 M885,64 M
Volume
2,35 jt6,25 jt
Lot
23,47 rb62,55 rb
Perputaran
162,01 jt366,43 jt
Harga Rata-rata
69,0358,59
Nilai Transaksi
162,01 jt366,43 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
7059
Volume Ekuilibrium Indikatif
575774

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

KLAS
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Pelayaran Kurnia Lautan Semesta Tbk

PT Pelayaran Kurnia Lautan Semesta Tbk (the Company) was established on January 26, 2011 based on Notarial Deed No. 29 of Sunarni, S.H., notary in Jakarta. The Company started its commercial operations in 2012.

Selengkapnya di halaman KLAS

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI