Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI) vs Damai Sejahtera Abadi Tbk. (UFOE)

Resource Alam Indonesia TbkTrading
Damai Sejahtera Abadi Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Resource Alam Indonesia Tbk dan Damai Sejahtera Abadi Tbk.: Resource Alam Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp278 (kapitalisasi pasar 1,36 T, volume 24 jam 3,94 jt), sedangkan Damai Sejahtera Abadi Tbk. diperdagangkan di Rp134 (kapitalisasi pasar 388,37 M, volume 24 jam 47,5 rb). Perbedaan utamanya: Resource Alam Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 3,5× kapitalisasi pasar Damai Sejahtera Abadi Tbk., dan Resource Alam Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (3,94 jt vs 47,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

KKGIUFOE
Kapitalisasi Pasar
1,36 T388,37 M
Volume
3,94 jt47,5 rb
Lot
39,35 rb475
Perputaran
1,09 M6,33 jt
Harga Rata-rata
277,35133,27
Nilai Transaksi
1,09 M6,33 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
278134
Volume Ekuilibrium Indikatif
651

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

KKGI
Lihat detail
UFOE
Lihat detail

Tentang Resource Alam Indonesia Tbk

PT Resource Alam Indonesia Tbk (the Company) was originally established under the name PT Kurnia Kapuas Utama Glue Industries (which was subsequently changed to PT Kurnia Kapuas Utama Tbk). PT Kurnia Kapuas Glue industries founded in 1981 in Pontianak, West Kalimantan and produces formalin and resin. The company supplies glue for plywood factories within the Bumi Raya Utama Group (BRU Group). The company is domestic investment.

Selengkapnya di halaman KKGI

Tentang Damai Sejahtera Abadi Tbk.

PT Damai Sejahtera Abadi Tbk (the Company) was established in Surabaya based on Notarial Deed No. 46 of Setiawati Sabarudin, S.H., Notary in Surabaya, dated January 29, 2004. The Company’s immediate parent company is PT Damai Sejahtera Lestari, which is ultimately owned by Mr. Pudji Harianto and Mr. Poedji Harixon.

Selengkapnya di halaman UFOE