Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI) vs Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR)

Resource Alam Indonesia TbkTrading
Sarana Menara Nusantara Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Resource Alam Indonesia Tbk dan Sarana Menara Nusantara Tbk.: Resource Alam Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp278 (kapitalisasi pasar 1,36 T, volume 24 jam 3,94 jt), sedangkan Sarana Menara Nusantara Tbk. diperdagangkan di Rp390 (kapitalisasi pasar 22,34 T, volume 24 jam 68,89 jt). Perbedaan utamanya: Sarana Menara Nusantara Tbk. jauh lebih besar — sekitar 16,4× kapitalisasi pasar Resource Alam Indonesia Tbk, dan Sarana Menara Nusantara Tbk. lebih aktif diperdagangkan (68,89 jt vs 3,94 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

KKGITOWR
Kapitalisasi Pasar
1,36 T22,34 T
Volume
3,94 jt68,89 jt
Lot
39,35 rb688,87 rb
Perputaran
1,09 M26,41 M
Harga Rata-rata
277,35383,45
Nilai Transaksi
1,09 M26,41 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
278390
Volume Ekuilibrium Indikatif
6571,22 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

KKGI
Lihat detail
TOWR
Lihat detail

Tentang Resource Alam Indonesia Tbk

PT Resource Alam Indonesia Tbk (the Company) was originally established under the name PT Kurnia Kapuas Utama Glue Industries (which was subsequently changed to PT Kurnia Kapuas Utama Tbk). PT Kurnia Kapuas Glue industries founded in 1981 in Pontianak, West Kalimantan and produces formalin and resin. The company supplies glue for plywood factories within the Bumi Raya Utama Group (BRU Group). The company is domestic investment.

Selengkapnya di halaman KKGI

Tentang Sarana Menara Nusantara Tbk.

PT Sarana Menara Nusantara Tbk (the company) was established based on Deed of Establishment (Article of Association) No.31 dated June 2, 2008 drawn up in the presence of Dr. Irawan Soerodjo, S.H., MSi., Notary in Jakarta.The Company's articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 71 of Irawan Soerodjo, S.H., dated Nov 18, 2009, concerning among others, the change in par value, and public offering

Selengkapnya di halaman TOWR