Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI) vs Tembaga Mulia Semanan Tbk. (TBMS)

Resource Alam Indonesia TbkTrading
Tembaga Mulia Semanan Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Resource Alam Indonesia Tbk dan Tembaga Mulia Semanan Tbk.: Resource Alam Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp278 (kapitalisasi pasar 1,36 T, volume 24 jam 3,94 jt), sedangkan Tembaga Mulia Semanan Tbk. diperdagangkan di Rp1.230 (kapitalisasi pasar 903,66 M, volume 24 jam 3 rb). Perbedaan utamanya: Resource Alam Indonesia Tbk lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Resource Alam Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (3,94 jt vs 3 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

KKGITBMS
Kapitalisasi Pasar
1,36 T903,66 M
Volume
3,94 jt3 rb
Lot
39,35 rb30
Perputaran
1,09 M3,69 jt
Harga Rata-rata
277,351.229,33
Nilai Transaksi
1,09 M3,69 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
278
Volume Ekuilibrium Indikatif
65

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

KKGI
Lihat detail
TBMS
Lihat detail

Tentang Resource Alam Indonesia Tbk

PT Resource Alam Indonesia Tbk (the Company) was originally established under the name PT Kurnia Kapuas Utama Glue Industries (which was subsequently changed to PT Kurnia Kapuas Utama Tbk). PT Kurnia Kapuas Glue industries founded in 1981 in Pontianak, West Kalimantan and produces formalin and resin. The company supplies glue for plywood factories within the Bumi Raya Utama Group (BRU Group). The company is domestic investment.

Selengkapnya di halaman KKGI

Tentang Tembaga Mulia Semanan Tbk.

PT. Tembaga Mulia Semanan Tbk was incorporated based on the Notarial Deed No. 31 dated February 3, 1977 of Kartini Muljadi, S.H., as amended by Notarial Deed No. 48 dated July 6, 1977 of the same notary. The company has started commercial production since Dec 1979. And started production/assembly of electronics wire/cable in 1993. Drawn wire in 1995 and assembly of optical fibre cable in 1998, tinned copper in 1998.

Selengkapnya di halaman TBMS